
sdnegeri018sebulu.sch.id – Suasana penuh kegembiraan menyelimuti halaman gedung baru SD Negeri 018 Sebulu saat sekolah menggelar tasyakuran dan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa kelas 1 tahun ajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung pagi hingga siang hari itu juga diramaikan oleh perwakilan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara menambah khidmat kegiatan. Tampak hadir antara lain Kasi Sarpras SD Disdikbud Kukar Al Adawiyah (Wiwik), Koordinator Wilayah Layanan Kependidikan Kecamatan Sebulu Subagiyati, Kepala Puskesmas Sebulu 2, pimpinan Bankaltimtara Cabang Sebulu, Ketua K3S Sebulu John Kenedy, serta kepala sekolah se-Gugus 1 Sebulu, mantan kepala SDN 018, tokoh masyarakat, dan perwakilan wali murid dari kelas 1 sampai kelas 6.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dengan sejumlah sambutan. Kepala SDN 018 Sebulu, Nonok Widyanto, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mendukung pembangunan fasilitas dan membantu meringankan beban orang tua murid.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan bantuan ruang kelas baru serta perlengkapan sekolah bagi siswa baru. Bantuan ini sangat bermanfaat, terutama bagi wali murid yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi perlengkapan belajar anak-anaknya,”
Ujarnya.
Sebanyak 94 siswa baru kelas 1 menerima paket perlengkapan sekolah secara lengkap, mulai seragam, tas, topi, hingga dasi, dengan nilai estimasi mencapai Rp1.500.000 per siswa. Penyerahan secara simbolis dilakukan kepada perwakilan siswa putra dan putri sebagai bentuk dukungan awal bagi keluarga peserta didik.

Selain pembagian paket, kegiatan itu juga menjadi momentum resmi untuk merayakan selesainya pembangunan enam ruang kelas baru (RKB) di area sekolah. Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran berbasis teknologi, sekolah juga menerima bantuan perangkat Chromebook yang akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Subagiyati, yang pernah menjabat sebagai kepala SDN 018 sekaligus kini menjabat Korwil Layanan Kependidikan, menyemangati siswa untuk menanamkan kebiasaan belajar yang baik. Ia mengingatkan bahwa perkembangan fasilitas harus diikuti semangat dan disiplin belajar: “Manfaatkan fasilitas ini dengan tekun. Contohkan sikap belajar yang baik seperti yang ditunjukkan para guru.”
Sementara itu, Al Adawiyah menegaskan bahwa pemberian bantuan merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses dan pemerataan fasilitas pendidikan di Kutai Kartanegara. Ia menambahkan bahwa, karena keterbatasan anggaran, program bantuan dijalankan secara bertahap agar dapat menyentuh lebih banyak sekolah. “Pendekatan bertahap kami lakukan agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tutur Al Adawiyah.

Perwakilan wali murid kelas 1, Toyibah Rahmawati (orang tua dari Kenzie Mahardika Santoso), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah kabupaten serta pihak sekolah. Ia menyampaikan harapan agar dukungan serupa terus berlanjut demi masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Penutupan acara diwarnai kegiatan Aksi Ekologi berupa penanaman pohon ketapang kencana. Penanaman dilakukan bersama oleh perwakilan Koordinator Wilayah dan Dinas Pendidikan, sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap penghijauan lingkungan dan penciptaan ruang belajar yang sejuk.

Kegiatan tasyakuran dan penyerahan bantuan di SDN 018 Sebulu menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan dasar di tingkat kecamatan. Dengan bertambahnya ruang kelas dan dukungan sarana belajar, sekolah berharap capaian akademik dan ekosistem belajar di SDN 018 Sebulu akan terus meningkat.

