
sdnegeri018sebulu.sch.id, Sebulu — SD Negeri 018 Sebulu menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Literasi di Era Digital dengan mengusung metode Deep Learning sebagai pendekatan utama. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 31 Oktober hingga 1 November 2025, bertempat di SD Negeri 018 Sebulu.
Acara dimulai pukul 08.00 WITA hingga 12.00 WITA dan diikuti oleh para pendidik dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Sebulu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran literasi yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Bimtek ini menghadirkan narasumber utama, Sri Mulyati, seorang praktisi pendidikan dari Kalimantan Timur yang dikenal aktif dalam pengembangan model pembelajaran inovatif. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor, yang memberikan apresiasi kepada SD Negeri 018 Sebulu atas inisiatif menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan guru saat ini.
Selain itu, Koordinator Layanan Kependidikan, Subagiyati, serta Kepala SD Negeri 018 Sebulu, Nonok Widyanto, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurut mereka, bimtek semacam ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan literasi di sekolah.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, diskusi kelompok, hingga praktik penyusunan rencana pembelajaran berbasis Deep Learning. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mereka mengikuti seluruh rangkaian agenda.
Dengan terselenggaranya Bimtek Pengembangan Literasi ini, SD Negeri 018 Sebulu berharap dapat mendorong para pendidik untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mencetak generasi yang literat, adaptif, dan kompeten di era digital yang serba cepat.




